Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk melakukan penyesuaian anggaran negara demi mempercepat program pengentasan kemiskinan di Indonesia. Dalam arahannya, Prabowo membuka opsi untuk memangkas alokasi dana di sektor pertahanan dan kepolisian jika langkah tersebut dinilai krusial bagi kesejahteraan rakyat.
Kebijakan ini mencerminkan prioritas pemerintah dalam mengalihkan sumber daya fiskal agar lebih berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Meski pertahanan menjadi salah satu pilar penting negara, Presiden menekankan bahwa pengentasan kemiskinan saat ini menjadi urgensi yang harus diutamakan.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi program-program sosial pemerintah. Hingga kini, pemerintah masih terus mengkaji efisiensi anggaran di berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan mampu memberikan manfaat optimal bagi rakyat kecil.