Harga minyak mentah dunia kembali mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 2 persen pada perdagangan Kamis (23/7). Lonjakan ini membawa harga komoditas emas hitam tersebut ke level tertinggi dalam enam pekan terakhir, yakni menyentuh angka US$96 per barel.
Kenaikan harga ini dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Pasar merespons kekhawatiran bahwa konflik antara kedua negara tersebut dapat mengganggu stabilitas pasokan minyak global.
Para pelaku pasar kini terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah yang menjadi sentimen utama penggerak pasar energi dunia. Jika ketegangan terus berlanjut, analis memprediksi fluktuasi harga minyak akan tetap tinggi dalam jangka pendek.