Dunia pers Meksiko kembali berduka. Seorang jurnalis bernama Francisco Leyva ditemukan tewas pada Rabu (22/7), menambah daftar panjang kekerasan terhadap insan media di negara tersebut.
Kematian Leyva tercatat sebagai kasus pembunuhan jurnalis keempat yang terjadi di Meksiko hanya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, terhitung sejak Juni lalu. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif di balik aksi keji yang menimpa Leyva.
Insiden ini kembali menyoroti kondisi keamanan yang memprihatinkan bagi para pekerja media di Meksiko, yang selama ini dikenal sebagai salah satu negara paling berbahaya bagi jurnalis di dunia.