Sebuah pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) di Kabupaten Purbalingga berakhir dengan insiden kekerasan. Seorang wasit bernama Ridho Bekti Utomo menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah oknum suporter yang tidak puas dengan keputusannya di lapangan.
Peristiwa ini bermula ketika wasit meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran dalam pertandingan tersebut. Keputusan itu rupanya memicu emosi para pendukung salah satu tim, yang kemudian nekat merangsek masuk ke lapangan dan melakukan aksi penganiayaan terhadap korban.
Akibat serangan brutal tersebut, Ridho mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif atas luka-luka yang dideritanya.
Hingga saat ini, insiden kekerasan dalam ajang sepak bola tarkam ini tengah menjadi sorotan masyarakat setempat, mengingat pentingnya menjaga sportivitas dalam setiap gelaran olahraga di tingkat akar rumput.