Harapan Port FC untuk mempertahankan gelar juara Piala Presiden 2026 resmi pupus. Tim asal Thailand tersebut harus angkat koper lebih awal setelah menelan kekalahan tipis 1-2 dari Persebaya Surabaya dalam laga krusial yang digelar baru-baru ini.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Sarawut Treephan. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, lini pertahanan Port FC akhirnya tak mampu membendung serangan agresif yang dilancarkan oleh tim Bajul Ijo sepanjang pertandingan.
Menanggapi hasil minor tersebut, pelatih kepala Port FC, Sarawut Treephan, tidak menutupi kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terkait performa para pemain di atas lapangan.
Sarawut juga menyoroti masalah kebugaran yang menjadi kendala utama timnya sepanjang turnamen. Menurutnya, badai cedera yang menimpa sejumlah pemain pilar sangat memengaruhi kedalaman skuad dan stabilitas permainan Port FC saat menghadapi tekanan dari Persebaya.
Meski tersingkir, hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi Port FC untuk menata kembali strategi mereka sebelum menatap kompetisi domestik maupun agenda internasional mendatang.