Pendidikan di Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada pencapaian nilai akademik di dalam ruang kelas. Menyongsong visi Generasi Emas, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) terus mendorong optimalisasi bakat, minat, dan potensi peserta didik melalui berbagai ajang kompetisi bergengsi tingkat nasional maupun internasional. Untuk mengelola talenta-talenta luar biasa ini secara profesional dan terpusat, pemerintah telah membentuk Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), sebuah unit pelaksana teknis di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
BPTI bertugas sebagai dapur pacu yang merancang, menyelenggarakan, dan mengelola data seluruh ajang talenta—mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), hingga Lomba Kompetensi Siswa (LKS) untuk jenjang SMK. Piagam penghargaan dari ajang-ajang resmi BPTI ini bukanlah sekadar selembar kertas; ia adalah “tiket emas” atau portofolio bernilai tinggi yang diakui secara resmi dalam sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), khususnya pada jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi).
Mengingat betapa krusialnya ajang ini bagi masa depan siswa, akses dan pendaftaran yang terintegrasi menjadi sangat penting. Di tahun 2026, seluruh pendaftaran kompetisi resmi dari kementerian telah dilebur ke dalam satu pintu, yaitu melalui portal registrasi BPTI. Sistem ini terintegrasi langsung dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) untuk memastikan keabsahan status peserta didik.
Namun, transisi digitalisasi yang terpusat ini kerap kali membingungkan, terutama bagi Operator Sekolah yang baru bertugas, guru pendamping, maupun siswa dan mahasiswa itu sendiri. Pertanyaan seputar cara login, perbedaan akun sekolah dan akun siswa, hingga penanganan data invalid (seperti NISN tidak ditemukan) menjadi kendala harian menjelang musim kompetisi dimulai.
Artikel panduan sepanjang lebih dari 3000 kata ini disusun secara khusus untuk membedah seluruh anatomi sistem pendaftaran BPTI. Kita akan membahas secara mendetail mulai dari pengenalan sistem, persyaratan administrasi yang wajib disiapkan, tata cara registrasi langkah demi langkah untuk Operator Sekolah dan Siswa, hingga cara jitu mengatasi berbagai error pada sistem. Simak panduan ini dengan saksama agar sekolah dan anak didik Anda tidak kehilangan kesempatan emas untuk bersinar di panggung nasional.
Mengenal BPTI dan Ekosistem Ajang Talenta Nasional 2026
Sebelum melangkah ke proses pendaftaran, penting untuk memahami apa itu BPTI dan ekosistem kompetisi yang berada di bawah naungannya. Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) berfungsi sebagai eksekutor dari kebijakan manajemen talenta nasional yang digariskan oleh Puspresnas. Jika Puspresnas lebih berfokus pada regulasi dan kebijakan strategis, maka BPTI adalah pihak yang langsung turun tangan menyelenggarakan teknis perlombaan, mengelola portal pendaftaran, dan mendistribusikan medali serta sertifikat.
Sistem pendaftaran BPTI di tahun 2026 dirancang dengan prinsip Single Sign-On (SSO) dan Single Identity. Artinya, seorang siswa tidak perlu membuat banyak akun untuk lomba yang berbeda. Cukup satu validasi data yang ditarik dari Dapodik, siswa tersebut bisa diikutsertakan ke berbagai ajang lomba sesuai minatnya.
Empat Pilar Bidang Lomba BPTI
BPTI mengkategorikan pengembangan talenta ke dalam empat pilar utama agar pembinaan bisa lebih terfokus:
- Bidang Sains, Riset, dan Teknologi: Mengakomodasi siswa dengan kecerdasan logika, matematika, dan keilmuan alam. Ajang utamanya adalah Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Lomba Penelitian Siswa Nasional (OPSI).
- Bidang Seni, Bahasa, dan Literasi: Menjadi wadah bagi siswa yang memiliki kreativitas tinggi dalam bidang kriya, tari, vokal, desain grafis, hingga debat bahasa. Ajang utamanya adalah FLS2N dan Lomba Debat Bahasa Indonesia/Inggris (LDBI/NSDC).
- Bidang Olahraga dan Kesehatan Jasmani: Membina bibit-bibit atlet masa depan melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Gala Siswa Indonesia (GSI) untuk cabang sepak bola.
- Bidang Vokasi dan Kewirausahaan: Khusus diperuntukkan bagi siswa SMK untuk menguji kompetensi teknis sesuai jurusan (LKS) dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship melalui Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI).
Tabel Daftar Ajang Talenta BPTI Berdasarkan Jenjang
Untuk memudahkan Anda memetakan lomba mana yang sesuai dengan jenjang sekolah Anda, perhatikan tabel perbandingan di bawah ini sebelum Anda melakukan proses pendaftaran di portal BPTI:
| Bidang Talenta | Nama Ajang Kompetisi BPTI | Jenjang Sasaran | Output / Benefit (Sertifikat) |
|---|---|---|---|
| Sains & Riset | OSN (Olimpiade Sains Nasional) | SD, SMP, SMA/MA | Sertifikat Nasional, Syarat Beasiswa BIM, Portofolio SNBP |
| Sains & Riset | OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) | SMP, SMA/MA | HAKI Penelitian, Portofolio SNBP, Delegasi Internasional |
| Seni & Budaya | FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) | SD, SMP, SMA, SMK, Pendidikan Khusus (SLB) | Portofolio SNBP (Fakultas Seni/Desain), Uang Pembinaan |
| Olahraga | O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) | SD, SMP, SMA, SMK | Sertifikat Nasional, Pencarian Bakat Kemenpora |
| Vokasi / Kejuruan | LKS (Lomba Kompetensi Siswa) | Khusus SMK | Rekrutmen Industri, Tiket WorldSkills Competition |
| Pendidikan Tinggi | PKM, NUDC, KDMI, Pilmapres, KMI Expo | Mahasiswa (D3/D4/S1) | Pendanaan Riset, SKPI, Penghargaan Mahasiswa Berprestasi |
Persyaratan Pra-Registrasi (Hal yang Wajib Disiapkan)
Sebagian besar kendala pendaftaran akun BPTI berakar dari tidak siapnya data di tingkat sekolah (hulu). Portal BPTI hanya bertugas menarik data (fetching/bridging), bukan tempat untuk mengubah biodata. Oleh karena itu, sebelum pihak sekolah atau siswa mengakses portal BPTI, Operator Sekolah (OPS) dan peserta didik WAJIB memastikan persyaratan berikut ini telah terpenuhi:
- Dapodik Sekolah Berstatus Aktif dan Sinkron: Sekolah asal pendaftar harus sudah melakukan sinkronisasi Aplikasi Dapodik versi terbaru (tahun ajaran berjalan). Jika Dapodik sekolah offline atau belum sinkron selama berbulan-bulan, maka pendaftaran BPTI tidak bisa dilakukan.
- Kepadanan NISN Siswa: Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) calon peserta harus berstatus aktif dan padan dengan data kependudukan Dukcapil. Nama ibu kandung, tempat/tanggal lahir, dan NIK di Dapodik harus sama persis dengan Kartu Keluarga (KK). Anda bisa mengecek validitasnya di
nisn.data.kemdikbud.go.id. - Akun SDM / SSO Dapodik Operator: Pendaftaran tingkat sekolah dasar hingga menengah wajib diinisiasi oleh sekolah melalui sistem SSO (Single Sign-On). Operator sekolah wajib memiliki akun SSO Dapodik (Manajemen Manajemen Sekolah/SP Datadik) yang aktif.
-
Email Pribadi Siswa yang Aktif: Meskipun diinisiasi oleh sekolah, pada tahapan lanjutan, siswa akan mendapatkan Virtual Account atau akun login personal untuk mengerjakan tes (misal: CBT OSN) atau mengunggah karya (misal: FLS2N). Oleh karena itu, siapkan email (disarankan Gmail) yang aktif dan password-nya diingat oleh siswa.
Cara Daftar Akun BPTI (Panduan Khusus Operator Sekolah)
Di jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (SD, SMP, SMA, SMK), pendaftaran lomba BPTI menganut sistem Top-Down, artinya pihak sekoah-lah yang berhak dan wajib mendaftarkan siswanya sebagai delegasi atau perwakilan sekolah. Siswa jenjang ini umumnya tidak bisa membuat akun secara mandiri tanpa “diundang” atau didaftarkan oleh sekolahnya.
Berikut adalah alur pendaftaran langkah demi langkah bagi Operator Sekolah / Guru Pembina:
1. Akses Portal Registrasi Pendaftaran
- Buka aplikasi peramban (browser) di laptop, sangat disarankan menggunakan Google Chrome atau Mozilla Firefox.
- Ketik alamat resmi portal pendaftaran BPTI:
daftar-bpti.kemdikbud.go.id(ataupusatprestasinasional.kemdikbud.go.idlalu klik menu BPTI Registrasi). - Di halaman beranda, Anda akan disuguhkan berbagai macam banner ajang talenta yang sedang buka pendaftaran. Pilih banner lomba yang dituju (Misalnya: Pendaftaran OSN Jenjang SMA 2026).
-
Klik tombol “Daftar/Login Sekolah”.
2. Login SSO Manajemen Sekolah
- Anda akan diarahkan ke portal otentikasi Kemdikbudristek (SSO Dapodik).
- Masukkan Email Operator Sekolah dan Password yang sama persis dengan yang Anda gunakan untuk login ke website
sp.datadik.kemdikbud.go.idatau Verval PTK. -
Klik tombol “Masuk”.
3. Melengkapi Profil Institusi
- Jika ini adalah kali pertama sekolah Anda login di tahun 2026, sistem biasanya akan meminta pembaruan data narahubung (contact person).
- Masukkan nama Kepala Sekolah, Nomor SK Kepala Sekolah, serta Nama dan Nomor WhatsApp Guru Pembina/Koordinator Prestasi di sekolah Anda. (Nomor WhatsApp ini sangat penting jika panitia pusat perlu memberikan informasi kedaruratan).
-
Klik “Simpan Profil”.
4. Memilih Lomba dan Menarik Data Siswa
- Setelah masuk ke dashboard utama, pilih menu “Pendaftaran Peserta” atau “Tambah Peserta”.
- Pilih bidang atau cabang lomba yang diinginkan (Misal: OSN Bidang Matematika).
- Akan muncul kolom pencarian data siswa. Masukkan NISN siswa yang akan didaftarkan.
-
Sistem akan memuat (loading) sejenak dan melakukan bridging ke server Dapodik. Jika NISN valid, nama siswa, tempat/tanggal lahir, dan kelasnya akan muncul secara otomatis. Tidak perlu mengetik ulang biodata.
5. Finalisasi dan Cetak Bukti Pendaftaran
- Periksa kembali apakah data siswa sudah sesuai dengan cabang lomba yang dipilih. Ingat, ada lomba yang mensyaratkan 1 siswa hanya boleh ikut 1 cabang.
- Upload dokumen persyaratan khusus jika diminta oleh sistem (Misalnya: Surat Keterangan Sehat untuk O2SN, atau Surat Izin Orang Tua).
- Jika semua sudah lengkap, klik tombol “Finalisasi” atau “Submit”.
-
Sangat Penting: Setelah finalisasi, segera unduh dan cetak (print) Bukti Pendaftaran/Kartu Peserta. Kartu ini berisi Username dan Password personal bagi siswa yang bersangkutan untuk nanti melakukan ujian secara online (CBT) atau login ke aplikasi lomba di HP.
Cara Daftar Akun BPTI (Panduan Khusus Mahasiswa / Perguruan Tinggi)
Berbeda dengan sekolah menengah, pendaftaran ajang talenta di tingkat Perguruan Tinggi (Dikti) memiliki mekanisme yang lebih hibrida. Walaupun tetap memerlukan validasi dari Operator PDDikti Universitas, mahasiswa sering kali dituntut untuk mendaftarkan proposal atau kelompoknya secara mandiri terlebih dahulu di portal.
Ajang bergengsi seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI), hingga Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) menggunakan portal khusus yang terintegrasi (seperti simbelmawa.kemdikbud.go.id atau portal terpadu BPTI Dikti).
Alur Pendaftaran Bagi Mahasiswa:
- Dapatkan Akun dari Operator PT: Hubungi bagian Kemahasiswaan di rektorat/fakultas Anda. Operator Perguruan Tinggi akan mendaftarkan institusi dan membuatkan akun login dasar bagi tim mahasiswa melalui integrasi data PDDikti (NIM mahasiswa harus berstatus Aktif di PDDikti).
- Login ke Portal Ajang: Buka web pendaftaran ajang spesifik BPTI Dikti. Masukkan Username (biasanya NIM) dan Password yang diberikan oleh pihak kampus.
- Lengkapi Profil Tim: Mahasiswa ketua tim wajib mengisi biodata seluruh anggota tim dan dosen pembimbing. Sistem akan menarik data dosen menggunakan NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional).
- Unggah Dokumen Inti: Untuk ajang seperti PKM atau Inovasi, ini adalah tahap Anda mengunggah Proposal Riset, Surat Pernyataan Orisinalitas, dan Lembar Pengesahan. Untuk ajang Pilmapres, ini adalah tempat mengunggah Portofolio Prestasi (Sertifikat) dan Gagasan Kreatif.
- Validasi Dosen Pembimbing: Setelah proposal diunggah, sistem akan mengirimkan notifikasi ke akun dosen pembimbing untuk melakukan approval (persetujuan digital).
-
Validasi Akhir Perguruan Tinggi: Langkah terakhir, Operator Kemahasiswaan Kampus akan mengklik tombol “Validasi Institusi”, yang menandakan bahwa proposal/tim Anda resmi menjadi delegasi kampus tersebut ke tingkat nasional.
Tata Cara Penggunaan Aplikasi Lomba BPTI (Bagi Siswa)
Setelah pihak sekolah/operator mendaftarkan siswanya (seperti dijelaskan di Bagian 4), proses belum selesai. Siswa akan menerima akun login untuk melakukan tryout, simulasi, atau mengunggah karya keikutsertaan.
Sebagai contoh pada ajang FLS2N (Seni) atau O2SN (Olahraga) yang babak penyisihannya sering kali dilakukan secara daring/hybrid:
- Siswa atau pembina mengunduh Aplikasi BPTI resmi di Google Play Store atau mengakses web aplikasi lomba yang ditentukan.
- Login menggunakan NISN sebagai username dan password unik yang tercetak di Kartu Pendaftaran yang diberikan oleh operator sekolah.
-
Mengunggah tautan (link) video penampilan. Video biasanya harus diunggah dulu ke YouTube (dengan mode Unlisted), lalu URL-nya dimasukkan ke dalam aplikasi BPTI.
Sedangkan untuk ajang OSN (Sains), siswa akan diberikan akses ke aplikasi CBT (Computer Based Test) OSN atau Safe Exam Browser (SEB).
- Instal aplikasi CBT sesuai jenjang di laptop (Windows) siswa.
- Masukkan Username dan Password di jadwal sinkronisasi atau simulasi yang telah ditetapkan oleh BPTI.
-
Kerjakan soal secara daring pada hari-H pelaksanaan tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K).
Solusi Kendala Pendaftaran (Troubleshooting Data Error)
Sistem yang mengelola jutaan data di seluruh Indonesia tentu tidak luput dari kepadatan server dan bug integrasi. Berikut adalah kendala yang paling sering dihadapi oleh pendaftar beserta solusi teknisnya berdasarkan SOP pusat layanan BPTI 2026:
Kasus A: “NISN Tidak Ditemukan atau Tidak Valid”
Analisis Penyebab: Ini adalah error paling mematikan. Penyebabnya adalah NIK siswa di Dapodik belum padan dengan catatan Dukcapil, atau siswa tersebut tercatat “Lulus/Keluar” di sekolah sebelumnya dan belum dimasukkan dengan benar di sekolah yang baru (kasus sering terjadi di siswa kelas 7 SMP atau kelas 10 SMA).
Solusi Perbaikan: Jangan protes ke BPTI Pusat, karena masalahnya ada di tingkat Dinas Kependudukan dan sekolah.
- Operator sekolah harus membuka portal
vervalpd.data.kemdikbud.go.id. - Cek status NIK siswa tersebut. Lakukan perbaikan data (edit identitas) sesuai dengan Kartu Keluarga terbaru.
- Jika NIK ganda atau bermasalah, orang tua wajib ke kantor Disdukcapil untuk konsolidasi data.
- Setelah data di Verval PD disetujui dinas, lakukan sinkronisasi Dapodik. Tunggu 1×24 jam, lalu coba daftarkan kembali di portal BPTI.
Kasus B: Gagal Login SSO Dapodik (Username/Password Salah)
- Analisis Penyebab: Operator sekolah mungkin lupa password, atau SK Penugasan Operator Sekolah di sistem pusat sudah kedaluwarsa/belum diperbarui oleh Kepala Sekolah.
-
Solusi Perbaikan: Lakukan reset password melalui portal
sdm.data.kemdikbud.go.id. Jika SK Operator sudah habis masa berlakunya, unggah Surat Penugasan (SK) Operator Sekolah yang baru yang ditandatangani Kepala Sekolah agar akun SSO diaktifkan kembali oleh Admin Dinas Pendidikan Kab/Kota.
Kasus C: Tombol “Finalisasi” Tidak Bisa Diklik
- Analisis Penyebab: Syarat wajib ada yang terlewat. Sistem mengunci proses jika ada dokumen (mandatory) yang belum diunggah, atau kapasitas file (PDF/JPG) yang Anda unggah melebihi batas maksimal (biasanya maksimal 2 MB).
-
Solusi Perbaikan: Cek ulang semua isian formulir. Kompres (perkecil) ukuran file dokumen menggunakan situs online (seperti ilovepdf atau tinypng) hingga ukurannya di bawah 2 MB, lalu unggah ulang.
Kasus D: Website Down (Loading Terus-menerus)
- Analisis Penyebab: Anda mencoba mendaftar pada “H-1” atau beberapa jam sebelum pendaftaran ditutup. Terjadi lonjakan trafik besar-besaran (jutaan hits) yang membuat server bottleneck atau down.
-
Solusi Perbaikan: Hentikan sementara. Jangan me-refresh paksa berkali-kali karena bisa menyebabkan data ganda. Cobalah mengakses kembali pada jam-jam sepi (seperti pukul 02.00 hingga 05.00 pagi hari). Ke depannya, daftarkan siswa jauh-jauh hari di minggu pertama pendaftaran dibuka.
Tips Ekstra: Strategi Sukses Membangun Portofolio Juara di Ajang BPTI
Mendaftar dengan sukses barulah langkah pertama. Tujuan akhirnya adalah membawa pulang medali. Persaingan di level nasional sangatlah brutal; Anda bertarung dengan ratusan ribu siswa dari sekolah-sekolah unggulan di Jawa, Sumatera, hingga Papua.
Berikut adalah strategi untuk sekolah dan pembina agar siswanya kompetitif di tahun 2026:
- Seleksi Tingkat Sekolah Sedini Mungkin: Jangan menunggu surat edaran pendaftaran BPTI rilis baru Anda mencari peserta. Sekolah yang langganan juara biasanya sudah melakukan audisi internal atau seleksi tingkat sekolah (OSN-S / FLS2N-S) sejak awal semester ganjil (Bulan Agustus/September tahun sebelumnya).
- Karantina dan Pembinaan Intensif: Berikan dispensasi atau keistimewaan (izin tidak ikut kelas reguler tertentu) bagi delegasi sekolah. Buatlah jadwal “Pemusatan Latihan/Karantina” 2-3 bulan sebelum hari H. Datangkan mentor spesialis; misal, sewa pelatih vokal profesional untuk FLS2N, atau libatkan dosen universitas lokal untuk membina tim OSN sekolah Anda.
- Pahami Silabus/Pedoman Lomba Terbaru: Setiap tahun, BPTI merilis “Buku Pedoman Pelaksanaan” yang berisi silabus kisi-kisi soal OSN atau tema spesifik FLS2N. Pastikan pembinaan fokus pada kisi-kisi resmi tahun 2026 tersebut, bukan menggunakan pola pikir atau soal tahun-tahun lama yang sudah usang.
-
Persiapan Mental dan Psikologis: Siswa sering mengalami demam panggung atau panik saat tes menggunakan software komputer. Biasakan mereka melakukan tryout di lab komputer sekolah dengan durasi waktu yang ketat, agar mereka terbiasa mengelola tekanan mental.
Kesimpulan
Portal registrasi BPTI Kemdikbudristek tahun 2026 adalah manifestasi nyata dari upaya pemerintah merapikan dan mendigitalkan pendataan talenta unggul di seluruh negeri. Proses pendaftarannya yang wajib melalui sistem terpadu (SSO Dapodik) merupakan pedang bermata dua: di satu sisi menuntut ketertiban administrasi yang sangat kaku, namun di sisi lain menjamin keamanan data dan validitas status peserta sebagai pelajar asli, sehingga meminimalisasi kecurangan identitas.
Bagi sekolah, peran Operator Dapodik dan Guru Koordinator Prestasi menjadi sangat vital sebagai gerbang pembuka. Pastikan data kependudukan siswa (NISN/NIK) tidak bermasalah jauh sebelum musim kompetisi tiba. Bagi pendaftar mandiri seperti mahasiswa, pastikan menjalin komunikasi erat dengan Biro Kemahasiswaan Universitas. Kegagalan di tahap pendaftaran akibat kesalahan teknis (human error) adalah hal yang paling disayangkan dan harus dihindari. Mari persiapkan administrasi dengan teliti, dan fokuskan energi utama pada pembinaan prestasi, demi mencetak generasi yang mengharumkan nama bangsa.
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ) Terkait Pendaftaran BPTI
Apakah siswa bisa mendaftar OSN atau FLS2N secara mandiri tanpa campur tangan pihak sekolah?
Tidak bisa. Khusus untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD, SMP, SMA, SMK), seluruh pendaftaran ajang talenta BPTI hanya bisa dilakukan oleh sekolah melalui akun operator sekolah (Top-Down). Sistem ini dibuat agar sekolah bertanggung jawab penuh dalam menyeleksi dan membina delegasinya. Siswa tidak diizinkan membuat akun mandiri layaknya mendaftar game online.
Berapa maksimal jumlah siswa yang boleh didaftarkan sekolah untuk setiap cabang lomba?
Setiap ajang memiliki kuota utusan yang berbeda dan terus diperbarui setiap tahun dalam Buku Pedoman BPTI. Sebagai contoh, di OSN tingkat Kabupaten/Kota, sekolah biasanya diizinkan mengirim maksimal 5 (lima) orang siswa terbaik untuk setiap bidang studi (Misal 5 siswa di Matematika, 5 siswa di Fisika). Pastikan membaca petunjuk teknis (Juknis) lombanya secara teliti.
Apakah ada biaya pendaftaran (uang administrasi) yang dipungut oleh BPTI Kemdikbudristek?
100% GRATIS. Seluruh penyelenggaraan kompetisi resmi di bawah naungan BPTI/Puspresnas mulai dari pendaftaran, tahap penyisihan Kabupaten/Provinsi, hingga pelaksanaan tingkat Nasional sama sekali tidak memungut biaya dari peserta maupun sekolah. Biaya sudah ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Bolehkah satu orang siswa mengikuti dua lomba yang berbeda sekaligus di tahun yang sama (Misal: OSN dan O2SN)?
Secara sistem, jika jadwal pendaftaran, pembinaan, dan pelaksanaan lombanya tidak berbenturan, sistem mungkin mengizinkan. Namun, secara pedagogis dan aturan juknis sebagian lomba, siswa disarankan atau bahkan diwajibkan untuk fokus pada satu ajang talenta saja dalam satu tahun berjalan agar pembinaan bisa maksimal dan memberikan kesempatan bagi siswa lain di sekolah tersebut untuk berkembang.
Jika sertifikat pemenang tingkat nasional hilang atau rusak, apakah bisa dicetak ulang melalui portal BPTI?
Bisa. Jika Anda adalah pemenang resmi, sertifikat digital (e-Certificate) yang diterbitkan oleh Puspresnas/BPTI memiliki tautan permanen dan QR Code yang terhubung ke database. Operator sekolah atau mahasiswa yang bersangkutan dapat login kembali ke portal riwayat peserta dan mengunduh ulang file PDF sertifikat tersebut kapan saja untuk keperluan pendaftaran kuliah atau beasiswa.