Pemerintah Yaman di bawah kepemimpinan Presiden Rashad al-Alimi menyatakan komitmennya untuk kembali menjalankan aktivitas ekspor minyak. Langkah strategis ini direncanakan mulai bergulir pada Senin (20/7) mendatang.
Dalam upaya pemulihan sektor energi tersebut, pemerintah Yaman memastikan akan mendapatkan dukungan penuh dari Arab Saudi. Langkah ini menjadi krusial di tengah tantangan berat yang dihadapi negara tersebut, terutama akibat blokade yang terus dilancarkan oleh kelompok Houthi.
Hingga saat ini, sektor ekspor minyak Yaman memang menjadi salah satu sektor yang paling terdampak oleh eskalasi konflik. Dengan adanya dukungan dari koalisi, otoritas Yaman berharap dapat segera menstabilkan kembali ekonomi nasional melalui pemulihan pengiriman komoditas minyak ke pasar internasional.