Samsung akhirnya buka suara terkait kebijakan kenaikan harga pada lini ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8. Kenaikan harga dibandingkan generasi pendahulunya ini dipicu oleh sejumlah faktor ekonomi makro dan tantangan rantai pasok global.
Perusahaan asal Korea Selatan tersebut menjelaskan bahwa kelangkaan stok chipset menjadi salah satu kendala utama yang memengaruhi biaya produksi. Selain itu, fluktuasi nilai tukar mata uang turut memberikan tekanan pada struktur harga perangkat di berbagai pasar internasional.
Meskipun mengalami penyesuaian harga, Samsung tetap berkomitmen untuk menghadirkan inovasi teknologi terkini pada seri Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8. Pihak perusahaan berharap konsumen dapat memahami kondisi pasar yang saat ini sedang menantang bagi industri teknologi global.