Keluarga Besar Pekerja Buruh Indonesia (KBPBI) memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan. Langkah proaktif pimpinan Polri ini dinilai sebagai upaya strategis dalam menciptakan iklim industri yang kondusif.
Dalam pernyataannya, Kapolri menekankan pentingnya mengedepankan ruang dialog dalam setiap persoalan ketenagakerjaan. Menurut Listyo, komunikasi dua arah antara pemerintah, pelaku usaha, dan para pekerja menjadi kunci utama untuk merumuskan regulasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga berimbang bagi seluruh pihak.
KBPBI menyambut baik pandangan tersebut. Mereka menilai bahwa keterlibatan Polri sebagai pengayom masyarakat dalam mengawal proses legislasi akan meminimalisir potensi konflik di lapangan. Dengan adanya dialog yang terbuka, diharapkan aturan yang dihasilkan nantinya dapat mengakomodasi kepentingan buruh sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha di Indonesia.
Sikap Kapolri ini diharapkan menjadi standar bagi seluruh jajaran kepolisian untuk selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam menangani isu-isu ketenagakerjaan di Tanah Air.