Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil setelah namanya sempat menjadi sorotan lantaran menyeret sosok Presiden dalam pembelaan yang ia lakukan terhadap kliennya.
Diketahui, Hotman Paris saat ini tengah mendampingi eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang tersandung kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dalam proses pembelaan tersebut, pernyataan Hotman sempat menyinggung nama Presiden Prabowo hingga memicu reaksi publik.
Menyadari pernyataannya menimbulkan kegaduhan, pengacara nyentrik ini pun meluruskan situasi. Ia menegaskan bahwa penyebutan nama Presiden Prabowo tidak dimaksudkan untuk mengintervensi atau menarik kepala negara ke dalam pusaran kasus hukum yang sedang berjalan.
Permohonan maaf ini disampaikan Hotman sebagai bentuk penghormatan dan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman lebih lanjut di mata publik maupun pihak istana. Hingga saat ini, kasus yang menjerat Febrie Adriansyah masih terus bergulir di meja hukum, sementara Hotman Paris berkomitmen untuk tetap fokus pada pembelaan kliennya sesuai koridor hukum yang berlaku.