Menteri Keuangan Purbaya sempat melontarkan pernyataan bernada candaan yang menarik perhatian saat melakukan pertemuan dengan perwakilan International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia pada April lalu. Dalam momen tersebut, ia berkelakar dengan menyebut dirinya sebagai menteri yang paling tidak beruntung di dunia.
Ungkapan tersebut disampaikan Purbaya di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. Meski disampaikan dengan nada guyon, pernyataan ini mencerminkan beratnya beban tanggung jawab yang dipikulnya dalam mengelola keuangan negara di masa-masa sulit.
Pertemuan dengan lembaga keuangan internasional ini menjadi ajang bagi Purbaya untuk menyoroti berbagai hambatan yang dihadapi Indonesia, sekaligus mencairkan suasana dengan gaya komunikasinya yang khas. Hingga saat ini, kisah tentang menteri yang merasa paling tidak beruntung tersebut masih menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat ekonomi.