Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, mulai menatap kiprahnya di ajang balap dunia Moto3 2026. Meski menyandang status sebagai talenta potensial, Veda mengaku tidak ingin membebani diri dengan target yang terlalu muluk di musim debutnya nanti.
Veda mengungkapkan bahwa ia memilih untuk tetap realistis dalam menghadapi persaingan sengit di kelas Moto3. Baginya, mampu menembus posisi 10 besar dalam balapan sudah menjadi sebuah pencapaian yang membanggakan dan layak disyukuri sebagai langkah awal di kompetisi internasional tersebut.
Strategi ini diambil agar Veda bisa lebih fokus dalam beradaptasi dengan motor serta atmosfer balapan kelas dunia, tanpa harus tertekan oleh ekspektasi yang berlebihan. Dengan target yang terukur, ia berharap dapat tampil konsisten dan terus berkembang sepanjang musim 2026.