Kenaikan harga kebutuhan pokok kembali dikeluhkan masyarakat. Kali ini, harga daging ayam dan telur di sejumlah pasar tradisional dilaporkan melonjak tajam, membuat konsumen harus memutar otak untuk mengatur anggaran belanja harian.
Pantauan di lapangan menunjukkan tren kenaikan harga ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Para pembeli terpaksa mengurangi jumlah pembelian atau mencari alternatif protein lain yang lebih terjangkau agar dapur tetap bisa mengepul.
Pedagang mengaku bahwa lonjakan harga di tingkat konsumen ini dipicu oleh naiknya harga dari tingkat peternak dan distributor. Kondisi ini pun berdampak pada penurunan omzet pedagang karena daya beli masyarakat yang ikut menurun akibat tingginya harga.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan intervensi untuk menstabilkan harga pangan di pasaran agar tidak terus memberatkan ekonomi keluarga di tengah situasi yang menantang saat ini.