Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan kini memasuki fase yang mengkhawatirkan. Laporan terkini menunjukkan bahwa ribuan hektare lahan telah hangus dilalap si jago merah, memicu kekhawatiran serius di kalangan masyarakat setempat.
Dampak dari peristiwa ini tidak hanya menyasar kerusakan ekosistem dan hilangnya vegetasi. Kabut asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah akibat kebakaran tersebut kini mulai mengganggu aktivitas warga. Selain menghambat jarak pandang, kualitas udara yang menurun drastis juga menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat.
Hingga saat ini, upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan. Namun, luasnya area yang terbakar serta kondisi cuaca menjadi tantangan berat dalam proses pemadaman. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih menyelimuti kawasan tersebut.