Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintahannya untuk tetap terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Menurutnya, kritik adalah elemen yang sehat dan krusial bagi keberlangsungan pemerintahan.
Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa kritik yang membangun dapat berfungsi sebagai penyelamat bagi negara. Ia memandang kritik sebagai bentuk kepedulian yang positif untuk memperbaiki kebijakan.
Namun, mantan Menteri Pertahanan ini membedakan secara tegas antara kritik yang bersifat membangun dengan fitnah. Prabowo mengingatkan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi penyebaran fitnah yang dapat merusak tatanan sosial maupun kredibilitas institusi.
Dengan pernyataan ini, Prabowo berharap masyarakat dapat terus memberikan kontrol sosial secara sehat, objektif, dan bertanggung jawab demi kemajuan bangsa Indonesia ke depan.