Kebiasaan menonton televisi dalam durasi yang terlalu lama kini menjadi sorotan para peneliti. Sebuah studi terbaru mengungkapkan adanya kaitan erat antara intensitas menonton TV dengan perubahan struktur otak yang berpotensi berdampak buruk pada kesehatan kognitif seseorang.
Para ahli menemukan bahwa perilaku menetap (sedentary) akibat terlalu lama duduk di depan layar kaca dapat memicu penurunan fungsi otak. Perubahan struktur ini dikhawatirkan dapat memengaruhi kemampuan berpikir dan daya ingat dalam jangka panjang.
Meskipun aktivitas menonton TV menjadi hiburan populer bagi banyak orang, para pakar menyarankan untuk mulai membatasi durasinya. Langkah ini penting dilakukan guna menjaga kesehatan otak agar tetap tajam dan terhindar dari risiko penurunan kognitif yang dipicu oleh gaya hidup pasif.