Sebuah fenomena unik terjadi di dunia hiburan internasional. Seorang seniman asal Amerika Serikat berhasil mencuri perhatian publik setelah menjual barang yang dianggap sebagai ‘sampah’ dari lokasi yang diklaim sebagai tempat pernikahan Taylor Swift.
Barang-barang sisa tersebut dikemas ulang sedemikian rupa dan ditawarkan kepada para penggemar dengan harga fantastis, yakni sekitar Rp452 ribu per paket. Meski terdengar tidak lazim, antusiasme penggemar justru sangat tinggi.
Tak butuh waktu lama, seluruh stok ‘sampah’ pernikahan tersebut ludes terjual hanya dalam waktu satu jam setelah dipasarkan. Aksi ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial, menyoroti betapa kuatnya pengaruh Taylor Swift bagi para penggemarnya yang rela merogoh kocek dalam demi mendapatkan memorabilia yang berhubungan dengan sang idola.