Sebuah laporan terbaru mengungkap fakta mengejutkan terkait wabah Ebola di Republik Demokratik (RD) Kongo. Penyakit mematikan tersebut diduga telah menyebar jauh sebelum otoritas kesehatan mendeteksinya pada Mei lalu.
Berdasarkan temuan tersebut, virus Ebola disinyalir sudah mulai menginfeksi warga setempat sejak Januari. Keterlambatan deteksi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi skala penyebaran virus di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, pihak berwenang terus melakukan investigasi mendalam untuk memetakan alur penyebaran virus sejak awal tahun. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem deteksi dini wabah penyakit menular di masa depan.