Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) akhirnya buka suara menanggapi video viral terkait penggerebekan rumah dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu yang beredar luas di media sosial.
Pihak Ditjenpas menegaskan bahwa video yang tengah menjadi perbincangan publik tersebut merupakan rekaman peristiwa lama. Pihaknya menyayangkan adanya disinformasi yang menyertai unggahan tersebut sehingga menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Dalam keterangan resminya, Ditjenpas menjelaskan bahwa oknum berinisial RB yang ada dalam video tersebut saat ini sudah tidak lagi menjabat sebagai Kalapas Waingapu. Selain itu, RB juga tengah menjalani proses hukum terkait permasalahan yang menjeratnya.
Ditjenpas mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi konten yang beredar di media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan.