Fenomena astronomi langka, Gerhana Matahari Total (GMT), dijadwalkan akan menyapa Bumi pada 12 Agustus 2026 mendatang. Peristiwa alam yang memukau ini diprediksi bakal melintasi sejumlah negara di belahan bumi bagian utara.
Banyak masyarakat Indonesia yang bertanya-tanya, apakah fenomena tersebut dapat disaksikan secara langsung dari tanah air? Sayangnya, berdasarkan data astronomi, Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak akan melintasi wilayah Indonesia.
Jalur utama gerhana ini diprediksi akan melewati wilayah Arktik, Greenland, Islandia, hingga sebagian wilayah Spanyol. Karena keterbatasan cakupan jalur bayangan bulan (umbra), masyarakat di Indonesia tidak akan mendapatkan kesempatan untuk melihat fase totalitas maupun gerhana matahari sebagian pada tanggal tersebut.
Bagi para penggemar astronomi di Indonesia yang ingin menyaksikan fenomena ini, satu-satunya cara adalah melalui siaran langsung atau liputan daring dari lembaga antariksa internasional yang berada di jalur lintasan gerhana. Untuk saat ini, masyarakat di Indonesia harus bersabar menunggu jadwal gerhana matahari berikutnya yang diprediksi akan melintasi wilayah nusantara di masa depan.