Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terbuka mengenai keputusannya membatalkan pembelian sepeda motor mewah Harley-Davidson, meskipun saat itu ia mendapatkan penawaran dengan harga diskon.
Purbaya mengungkapkan bahwa pertimbangan utamanya adalah aspek etika dan integritas. Ia khawatir apabila transaksi tersebut tetap dilakukan, publik akan memberikan persepsi negatif dan menganggapnya sebagai bentuk gratifikasi.
Sebagai pejabat publik, Purbaya menegaskan pentingnya menjaga transparansi dan menghindari potensi konflik kepentingan. Baginya, menghindari spekulasi negatif dari masyarakat jauh lebih berharga daripada mendapatkan keuntungan pribadi melalui potongan harga pada barang mewah tersebut.
Langkah yang diambil Purbaya ini menjadi sorotan sebagai bentuk kehati-hatian seorang pejabat negara dalam mengelola urusan pribadi agar tidak bersinggungan dengan aturan gratifikasi yang ketat.