Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sejumlah komoditas asal Indonesia kini memiliki posisi tawar yang kuat di pasar Arab Saudi. Produk-produk tersebut menjadi andalan utama dalam neraca perdagangan antara kedua negara.
Berdasarkan data terbaru, minyak kelapa sawit atau CPO menempati urutan teratas sebagai komoditas ekspor yang paling diminati. Selain itu, produk kopi serta olahan kayu juga tercatat sebagai penyumbang utama devisa ekspor Indonesia ke negara tersebut.
Kuatnya pangsa pasar komoditas ini menunjukkan bahwa produk unggulan Indonesia memiliki daya saing yang tinggi dan mampu memenuhi standar kebutuhan di Arab Saudi. Ke depan, pemerintah diharapkan dapat terus memperluas akses pasar agar volume ekspor produk-produk tersebut terus meningkat.