Kabar mengejutkan datang dari panggung politik Iran. Presiden Masoud Pezeshkian dikabarkan sempat mengajukan pengunduran diri sebanyak 28 kali kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Isu ini menjadi sorotan tajam di tengah dinamika kepemimpinan di Teheran. Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai alasan di balik langkah tersebut, kabar ini memicu berbagai spekulasi di kalangan pengamat politik internasional terkait stabilitas pemerintahan Pezeshkian.
Hingga saat ini, pihak otoritas Iran belum memberikan pernyataan detail mengenai kebenaran jumlah pengajuan mundur tersebut. Namun, narasi mengenai hubungan antara Pezeshkian dan Khamenei terus menjadi topik hangat yang diperbincangkan publik setelah isu ini mencuat ke permukaan.