Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi mengonfirmasi bahwa proses impor minyak mentah dari Rusia telah memasuki tahap pertama. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
Dalam keterangannya, Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia akan mendatangkan total 150 juta barel minyak mentah dari Rusia. Minyak tersebut nantinya akan dialokasikan untuk mengisi cadangan energi nasional guna menjamin ketersediaan pasokan di dalam negeri.
Kebijakan impor ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang pemerintah untuk mengamankan stok energi di tengah dinamika pasar global. Hingga saat ini, proses pengiriman tahap awal sudah mulai berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian ESDM.