Sebuah kasus mengejutkan mencuat dari jajaran Kepolisian Mumbai, India. Otoritas setempat baru saja mengungkap adanya praktik kecurangan berupa penggajian terhadap 10 staf yang ternyata fiktif.
Berdasarkan laporan yang beredar, sepuluh nama yang terdaftar sebagai staf kantor polisi tersebut diketahui telah menerima gaji rutin selama berbulan-bulan. Padahal, sosok-sosok tersebut tidak pernah ada atau tidak pernah bekerja di institusi tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan investigasi mendalam untuk mencari tahu bagaimana data fiktif tersebut bisa masuk ke dalam sistem penggajian resmi. Skandal ini pun memicu sorotan tajam terkait pengawasan administrasi di tubuh kepolisian setempat.